-->

12 Cara Menjaga Kesehatan Mental di Bidang Kreatif

Industri kreatif adalah lahan subur bagi ide-ide berani untuk berkecambah dan berkembang. Ini selalu menjadi bidang yang dinamis, menarik dan menginspirasi. Namun, orang sering mengabaikan masalah kesehatan mental ketika bekerja di lingkungan yang keras ini.

Semakin banyak anak muda memasuki industri kreatif melalui pekerjaan yang menarik seperti fotografi, pengeditan video, media – periklanan, pembuatan konten, manajemen seni, desain grafis – mode – interior… Namun, ini juga merupakan lingkungan yang sangat keras, penuh tekanan, dan kompetitif . Menurut survei baru-baru ini, hingga 79% ilustrator mengakui bahwa mereka merasa cemas tentang karir mereka. Lantas bagaimana cara menjaga kesehatan mental di lingkungan kerja yang penuh tekanan di lapangan? Berikut adalah 12 tips berguna yang dimiliki ELLE untuk Anda.


1. MENDEFINISIKAN ULANG KESUKSESAN DAN KEGAGALAN

Mengejar bidang kreatif adalah keputusan yang berani dan berisiko. Karena dalam hiruk pikuk kehidupan modern, tren baru terus muncul dan mengubah cara dunia bekerja. Bagaimana jika Anda tidak dapat terus-menerus memunculkan ide-ide baru? Tentunya pekerjaan akan segera melambat dan Anda harus menghadapi penghinaan, kritik atau bahkan penolakan dari klien. Pada saat itu, apakah menurut Anda karier Anda terhenti?

Tenang saja dan lihat pengalaman itu sebagai saat-saat yang tidak berhasil. Mengalami masa-masa yang gagal, Anda akan mendapatkan banyak "pelajaran berdarah", untuk mempelajari keahlian dan mengasah keberanian Anda.


Kegagalan adalah bentuk potensial dari kesuksesan. Jadi, jangan biarkan emosi negatif mengalihkan perhatian Anda. Fokus pada tujuan jangka panjang dan bekerja dengan gigih dan keras. Seiring waktu, Anda akan mencapai kesuksesan .

“LETAKKAN HATI, PIKIRAN, DAN JIWA ANDA DALAM SETIAP TINDAKAN, SEKECIL APA PUN. ITULAH RAHASIA SUKSES.” -  SWAMI SIVANANDA

2. MENERIMA SKEPTISISME ADALAH BAGIAN YANG TAK TERHINDARKAN

Ketika menghadapi kesulitan, kebanyakan orang mulai ragu, ragu, bahkan putus asa. Namun, terimalah keraguan sebagai bagian darinya. Karena itu menunjukkan betapa kita peduli dengan masalah tertentu dan membantu mempertimbangkan risikonya. Ketika Anda meragukan diri sendiri, Anda memiliki kesempatan untuk mendorong diri Anda untuk tumbuh mencapai tonggak baru.

3. AJUKAN BANYAK PERTANYAAN BAGUS

Dihadapkan dengan tugas-tugas baru, daripada berpikir negatif seperti "Bisakah saya melakukan ini?", Anda harus secara proaktif mengajukan banyak pertanyaan positif dan konstruktif seperti "Bagaimana saya menyelesaikannya?" Bagus ini?".


Selain itu, selalu memotivasi diri sendiri dengan menjawab beberapa hal: “Keberhasilan apa yang saya miliki di masa lalu?”, “Apa kekuatan saya?”, “Saya perlu belajar. apa?”, “Di mana saya harus mulai berlatih?”… Pertanyaan terbuka ini memiliki kemampuan untuk merangsang rasa ingin tahu, memicu imajinasi, dan berkontribusi untuk membuka potensi tak terbatas setiap orang.

4. TARIK GARIS YANG JELAS ANTARA PEKERJAAN DAN KEHIDUPAN

Saat ini, ada undang-undang implisit bahwa sumber daya manusia di industri kreatif harus secara teratur bekerja lembur tanpa menerima bayaran tambahan. Selain itu, banyak perusahaan yang hanya peduli dengan kemajuan dan hasil kerja, tetapi tidak peduli dengan kesehatan karyawannya. Oleh karena itu, jika Anda harus begadang dan bangun pagi terus menerus untuk memenuhi tenggat waktu, sebaiknya Anda mengatur waktu dengan lebih efektif atau mencari pasangan baru.

Ketika kita kelebihan beban, ada kemungkinan kesalahan. Kita akan mengalami gangguan mental, penurunan kesehatan, pengabaian keluarga, bahkan kehilangan kegembiraan dan motivasi dalam hidup. Ahli saraf Matthew Walker dari University of California Berkeley (AS) mengatakan bahwa kurang tidur memperpendek umur kita. Kematian mendadak banyak pekerja kantor di Jepang telah membunyikan lonceng alarm tentang terlalu banyak pekerjaan di kalangan anak muda.


Bagaimana Anda mendefinisikan kesuksesan? Sebenarnya, berapa banyak uang yang Anda butuhkan untuk mendapatkan kehidupan yang santai dan bahagia? Tetapkan batasan yang jelas yang membantu Anda menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan pribadi. Bekerja dalam kombinasi dengan istirahat yang tepat akan meningkatkan kualitas dan produktivitas kerja.

Baca juga : Apa itu insomnia?

5. TEMUKAN KOMUNITAS KREATIF YANG TEPAT

Koneksi dan kerjasama adalah salah satu tren arus utama zaman modern. Bidang kreatif tidak terkecuali aliran itu. Kita harus mencari teman-teman yang berpikiran sama di bidang kita untuk secara teratur berbagi pengetahuan dan belajar dari pengalaman. Karena Anda bekerja di industri kreatif yang sama, Anda dapat memahami, berempati, dan saling membantu memecahkan banyak masalah dalam pekerjaan dan kehidupan. Selain itu, terkadang sesi kopi dadakan bisa menjadi sumber dari banyak ide unik.

6. BELAJAR MENDENGARKAN TUBUH ANDA

Berapa kali Anda begitu asyik bekerja sehingga Anda lupa makan? Apakah Anda sering mengalami sakit kepala, kelelahan dan kehilangan konsentrasi? Luangkan waktu untuk mempertimbangkan gaya hidup Anda. Kita semua tahu bahwa tubuh dan pikiran memiliki pengaruh langsung satu sama lain. Pikiran yang optimis dan jernih adalah manifestasi dari tubuh yang seimbang dan sehat. Jadi jagalah tubuh Anda dengan baik dan beri makan pikiran Anda. Ketika Anda cukup tidur, berolahraga, makan dan istirahat dengan baik, Anda akan menjadi lebih aktif dan kreatif dalam bekerja.

7. BERKOMITMEN UNTUK MENGIMPLEMENTASIKAN RENCANA

Jika Anda bekerja secara dadakan, tergantung pada suasana hati Anda, Anda akan cepat tertinggal dalam pekerjaan serta kehilangan banyak peluang berharga dalam hidup. Untuk manajemen waktu yang lebih baik, kita harus menulis daftar tugas di atas kertas dan berkomitmen untuk itu. Mulailah kebiasaan yang berguna ini dengan memberikan tugas-tugas sederhana dan kemudian mencoretnya satu per satu setelah Anda selesai. Dari situ, kita akan merasa senang, bangga dan lebih termotivasi untuk bekerja.


Namun, jangan menempatkan terlalu banyak tugas pada daftar yang sama. Karena mereka akan membanjiri Anda dengan jadwal yang terlalu banyak dan tidak realistis. Sebaliknya, kita hanya perlu memecah bagian-bagian penting untuk manajemen yang mudah dan implementasi yang lambat.

8. JADWALKAN PROYEK PRIBADI


Saat kami sedang bekerja, terkadang kami menemukan beberapa ide gila. Tetapi Anda berkubang dalam badai tenggat waktu dan masih harus tetap fokus pada pekerjaan Anda. Pada saat itu, tuliskan ide-ide berani Anda di buku catatan atau buat catatan singkat di ponsel Anda dan kembali bekerja. Di waktu luang kita, kita dapat terus mengembangkan dan menyempurnakan hal-hal yang telah kita hargai selama ini. Ketika Anda berinvestasi dengan sepenuh hati ke dalam ide dan proyek pribadi, Anda akan memiliki lebih banyak inspirasi untuk dibuat setiap hari.

9. LEBIH REALISTIS DALAM MASALAH UANG

Banyak orang yang bekerja di bidang kreatif karena mengikuti passion tanpa terlalu memperhatikan gaji. Bahkan, kita harus lebih realistis. Setiap orang harus membayar tagihan bulanan. Jaminan dalam hal keuangan membantu kami lebih tenang dan fokus pada kehidupan pribadi Anda. Kita harus mencoba untuk mencapai keseimbangan antara pekerjaan yang kita cintai dan sumber penghasilan tetap. Jadi Anda bisa mengerjakan proyek lain atau bekerja paruh waktu, selama Anda menjaga kesehatan dan kualitas kerja.

10. BERHENTI MEMBANDINGKAN DIRIMU DENGAN ORANG LAIN

Sungguh luar biasa bahwa kami terinspirasi dalam pekerjaan dan kehidupan oleh rekan-rekan berbakat dan guru-guru yang berdedikasi. Namun, apakah Anda menempatkan diri Anda dan artis lain pada skala yang sama? Apakah Anda terobsesi dengan kesuksesan mereka dan sadar diri tentang kemampuan Anda?

Jadi, segera matikan ponsel Anda dan luangkan waktu untuk mendengarkan suara hati Anda. Siapa kamu? Apakah Anda mencintai pekerjaan Anda saat ini? Apa yang perlu Anda lakukan untuk menyempurnakan keterampilan Anda? Bagaimana Anda berbeda dari mereka?

Ingat, setiap orang menjalani kehidupan mereka sendiri: unik dan unik. Selain itu, orang hanya berbagi momen kebahagiaan lengkap di jejaring sosial. Di balik sebuah pencapaian atau kesuksesan yang gemilang, reputasi itu bisa berkali-kali mengalami kegagalan, kepahitan, kesepian dan kesedihan.


11. BANGUN KEPERCAYAAN DIRI

Kita sering memiliki kesalahpahaman bahwa kepercayaan diri adalah sifat bawaan yang alami. Padahal, kepercayaan diri bisa dibangun dan diasah. Selalu bersikap seolah-olah Anda percaya diri: tarik napas dalam-dalam, tegakkan kepala, tersenyum cerah, dan berpikir positif. Sebentar lagi, otak Anda akan tertipu oleh gestur tersebut dan membuat Anda lebih percaya diri.

Selain itu, kepercayaan diri membantu kita untuk memahami dengan benar kekuatan dan kelemahan kita sendiri dan mengingatkan kita masing-masing bahwa tidak ada orang yang sempurna, kita hanya berani menerima tantangan. Oleh karena itu, Anda harus meminta bantuan dari orang-orang di sekitar Anda jika diperlukan. Jangan biarkan ego dan kesombongan membingungkan dan menghalangi Anda.


12. BERBAIK HATILAH PADA VERSI BARU DIRI ANDA DI MASA DEPAN

Bagaimana Anda akan berubah dalam 5-10 tahun ke depan? Saat itu, seberapa cantik dan suksesnya Anda? Secara teratur pikirkan dengan serius tentang diri Anda di masa depan untuk berubah sekarang, pada saat ini juga. Masa depan yang cerah ada dalam jangkauan setiap orang, hasil dari persiapan yang matang dan perjuangan yang gigih mulai hari ini. Oleh karena itu, tetapkan tujuan spesifik dan rencanakan untuk segera mengimplementasikannya.

TETAPLAH TEGUH DALAM MENGEJAR KEUNGGULAN. SUATU HARI, ANDA AKAN SANGAT PUAS DENGAN VERSI DIRI ANDA YANG LUAR BIASA DI MASA DEPAN.

Atas

Tengah 1

Tengah 2

Bawah