-->

Petunjuk Menanam Pepaya Dalam Pot

Pepaya dapat dikatakan sebagai "obat mujarab" karena buahnya digunakan sebagai makanan, banyak bagian tanaman dapat digunakan sebagai obat untuk penyakit jantung, insomnia, atau gugup, sakit punggung, sakit lutut, gastritis.

1. Siapkan alat tanam, tanah dan bibit

Mengenai alat tanam sebaiknya pilihlah lahan kosong, pot yang terbuat dari porselen, kotak busa atau pot semen khusus untuk tanaman hias. Ukuran minimal setiap pot adalah 90 x 40 x 40 cm untuk tanaman tumbuh dan berkembang. Pot harus memiliki lubang drainase, pastikan drainase yang baik.

Petunjuk Menanam Pepaya Dalam Pot

Lahan tanam

Anda dapat membeli tanah yang sudah jadi atau mencampurnya dengan kotoran sapi yang membusuk, kotoran ayam, kascing, sekam padi, sabut, gambut, humus organik...

Baca juga : 9 Kesalahan Umum saat Menanam Sayuran di Rumah.

Bibit

Pilih varietas pepaya hibrida F1, khusus untuk budidaya hias: Tanaman kerdil, ruas pendek, varietas pertumbuhan kuat, ketahanan baik terhadap kondisi buruk, bunga salah, banyak buah, kualitas buah tinggi (biasanya varietas yang berasal dari Thailand atau Taiwan).

Jika membeli benih di pasar, pilihlah buah yang matang, potong bagian atas dan batangnya, ambil benih di tengah buah dan segera jatuhkan ke dalam air, pilih habbatussauda dan tenggelam, cuci film kental yang menutupi benih, keringkan itu dan menabur dengan benar.

Baca juga : Cara menanam Bayam dari Biji dan Bibit.

2. Menabur benih dan menanam pohon

Rendam benih dalam air sekitar 40 derajat Celcius selama 5 jam, kemudian lanjutkan untuk menetaskan benih dalam kantong kain katun lembab selama 4-5 hari. Ketika bijinya pecah dan bertunas, mereka ditaburkan.

Menabur 2 - 3 benih dalam pot kecil untuk menghilangkan kerusakan saat benih kurang berkecambah, hama menghancurkan atau memangkas tanaman jantan. Setelah 10-15 hari pepaya akan berkecambah.

Anda bisa membeli bibit yang sudah ditanam di dalam pot. Sebaiknya pilih bibit yang besar, sehat, dan bebas penyakit.

Baca juga : Cara Merawat Tanah dengan Patogen.

Bila pepaya di dalam pot memiliki 4-5 pasang daun, tinggi 10-15 cm, maka tanamlah di dalam pot. Gunakan pisau tajam untuk membuat sayatan kecil untuk melepaskan penutup plastik (jangan merusak labu). Tempatkan pot dan bibit secara horizontal di tanah dengan arah Timur - Barat. Tanam tanah di sekitar pot. Padatkan akar dan air secukupnya untuk tanaman.

Setelah penanaman, gunakan tongkat untuk mengangkat bagian atas pohon agar batang pepaya selalu miring dengan sudut 45 derajat relatif terhadap permukaan bedengan dari penanaman sampai pertumbuhan pohon. Pelembab harian.

Petunjuk Menanam Pepaya Dalam Pot

3. Perawatan

Setelah menanam tanaman dalam pot, perlu menyiramnya 1-2 kali sehari, tutupi pot dengan jerami dan jerami untuk membatasi penguapan dan menjaga tanaman tetap lembab.

Setelah tanam pepaya selama 15 hari, pupuk batch pertama dengan pupuk organik, kotoran sapi, kascing, kotoran kambing, kotoran ayam... Setiap 15 hari, batch berikutnya diterapkan.

Petunjuk Menanam Pepaya Dalam Pot

Baca juga : Cara Membuat Insektisida Sendiri untuk Tanaman di Rumah.

4. Panen

Setelah 7 bulan tanam, pepaya dapat dipanen untuk sayuran hijau, 9 bulan untuk buah matang untuk dimakan segar. Jika buah dipanen untuk dimakan segar, sebaiknya dikumpulkan ketika muncul bintik-bintik atau garis-garis kuning muda pada buah (matang fisiologis), setelah beberapa hari, buah akan matang sepenuhnya, kualitas akan menjadi yang terbaik. Jika dikumpulkan lebih awal (buah yang belum matang secara fisiologis), buah yang dapat dimakan akan menjadi pucat, mengurangi nilai komersial. Pepaya dapat dipanen sepanjang tahun.

Atas

Tengah 1

Tengah 2

Bawah