-->

Pengendalian hama penggerek mangga (Deanolis albizonalis)

Mangga merupakan pohon buah yang lezat yang disukai banyak orang dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Saat ini areal penanaman mangga semakin meluas, namun hama dan penyakit pada mangga menjadi perhatian para tukang kebun, di mana penggerek buah merupakan salah satu hama penting yang sangat mempengaruhi hasil dan kualitas buah mangga.

Pengendalian hama penggerek mangga (Deanolis albizonalis)

Penggerek buah adalah ngengat dari famili Pyralidae dari ordo Lepidoptera. Lebar sayap sekitar 25-28 mm, sayap depan berwarna coklat, sayap belakang berwarna abu-abu putih. Tubuh memiliki kompartemen merah dan putih yang sangat istimewa. Serangga aktif terutama di malam hari, bersembunyi di bawah daun di siang hari. Mereka suka bertelur di kelompok buah yang tersembunyi dari cahaya. Larva memiliki panjang sekitar 20-22mm, mudah dikenali karena rongga merah dan putih berselang-seling di bagian belakang. Ia biasanya bertelur secara massal di ujung buah atau di celah-celah buah. Setelah menetas, larva bergerak ke ujung kiri. Saat baru menetas, cacing tersebut tidak langsung mengebor ke dalam buah, melainkan berbaring di bawah kulit mangga untuk dimakan dan dihancurkan, lalu dipahat ke dalam buah. 

Baca juga : Mencegah lalat daun dan lalat buah berbahaya pada pare

Penggerek buah sering menyebabkan kerusakan pada mangga muda 30-40 hari setelah berbuah (seukuran buah plum) karena mereka menyukai biji buah muda yang lunak, buah yang tua mulai mengeras dan kurang rentan terhadap serangan. Gejala muncul saat buah berada di dekat kulup. Setelah tahap larva, ulat jatuh ke tanah untuk menjadi kepompong.

Ketika buah keruh, di ujung kiri ada cairan yang keluar dari pahat, kemudian akan ada titik hitam kecil dan lambat laun titik hitam 8muh.jini menyebar. Sepintas, petani mungkin salah mengartikannya sebagai gejala penyakit. Larva muda lebih suka memakan bagian buah yang berdaging, tetapi sebagai orang dewasa, ulat menyerang terutama bijinya. Selain itu dari lubang cacing juga menciptakan kondisi jamur dan bakteri berkembang biak sehingga menyebabkan mangga cepat busuk, busuk mulai dari kiri bawah ke atas (bedakan dengan penyakit busuk buah, busuk dari tangkai kiri berbeda dengan penyakit busuk buah). Ketika jauh di dalam memakan semua biji, mereka akan pindah ke buah lain. Ketika mangga dirusak oleh penggerek buah, ujung buah bisa berubah bentuk dan bengkok. Jika cacing merusak buah saat masih kecil akan menyebabkan buah rontok, tetapi pada tahap buah besar, meskipun setengah dari buah busuk, buah masih menempel di pohon.

Baca juga : Pencegahan penyakit semangka di musim hujan

Tindakan pencegahan:
Ciri-ciri penggerek buah merusak bagian dalam buah, sehingga sulit untuk dicegah, tindakan pencegahan yang baik akan mengurangi bahayanya:

-Sebaiknya dipangkas, buat kanopi untuk menciptakan ventilasi bagi kebun mangga.

-Setelah panen, banjiri kebun selama sekitar 36-48 jam untuk membunuh kepompong di dalam tanah.

-Di daerah yang sering terinfeksi penggerek buah, buah harus ditutup. Cara pembungkusan buah yang sangat efektif tidak hanya untuk mencegah kerusakan akibat penggerek buah tetapi juga untuk membatasi penyakit kulit katak, lalat buah, dan antraknosa pada buah sehingga membuat buah memiliki warna yang indah. Pengemasan buah dapat dilakukan sekitar 35-40 hari setelah buah set.

Baca juga : Pencegahan kutu daun mangga di musim panas

- Kumpulkan cacing (masih di pohon atau jatuh ke tanah) untuk dimusnahkan karena cacing mungkin masih ada di dalam buah.

- Jika menyemprotkan bahan kimia, perlu disemprot lebih awal ketika ngengat penggerek buah muncul di kebun atau mengamati bahwa bagian atas buah baru memiliki bintik-bintik hitam. Penyemprotan tepat waktu pada tahap ini akan menimbulkan bekas luka dan kemudian hilang selama perkembangan buah. Gunakan salah satu obat berikut: Padan 95SP, Map Genie 12EC, Oncol 20EC, Marshal 200SC, dll.

Catatan: Pastikan masa isolasi untuk keselamatan pengguna.

Atas

Tengah 1

Tengah 2

Bawah