-->

5 Jenis Pegang Daun (Leaf Spring) pada Mobil

Pegas daun adalah pegas yang terbuat dari pelat baja datar dan melengkung dengan ketebalan 3-6 mm atau lebih. Pada kendaraan, pegas daun terdiri dari beberapa lembaran pelat baja yang diikat menjadi satu dengan menggunakan baut atau penjepit pengikat di tengahnya.

Pada ujung pelat baja yang paling memanjang (sisi depan), pegas dibentuk membulat untuk menyambung ke rangka mobil, sedangkan di ujung lainnya (sisi belakang) disambung dengan belenggu sehingga dapat bergerak bebas saat pegas bekerja.

Pegas daun biasanya digunakan pada kendaraan penumpang tua atau tipe pick-up dan truk. Namun suspensi leaf-spring juga kerap dijumpai pada beberapa mobil penumpang MPV (Multi-Purpose Vehicle) terbaru. Dalam penggunaannya pegas daun juga memiliki kelebihan dan kekurangan, diantaranya:

Keuntungan Pegas Daun
  • Pegas daun memiliki konstruksi yang sederhana
  • Pegas daun dapat meredam getaran dengan sendirinya
  • Pegas daun memiliki konstruksi yang kokoh, sehingga sering berfungsi sebagai lengan penyangga.

Kerugian dari pegas daun
  • Penyerapan guncangan tidak terlalu baik, sehingga mengurangi tingkat kenyamanan.
  • Kestabilan posisi pegas hanya bergantung pada busing, sehingga busing lebih cepat rusak. Akibatnya, kerap terdengar suara bising pada suspensi jenis ini.

Meski begitu, ada beberapa jenis pegas daun yang banyak digunakan pada kendaraan. Tentunya jenis pegas daun tersebut memiliki kelebihan atau kekurangan. Berikut beberapa jenis pegas daun yang diketahui digunakan pada mobil.

1. Pegas daun semi elips (Semi-elliptical leaf spring) 



Pegas daun semi elips merupakan salah satu jenis pegas yang biasanya digunakan di hampir setiap kendaraan. Khususnya pada kendaraan truk ringan, pegas daun semi elips dipasang di gardan depan dan belakang. Bentuk normal pegas daun semi elips mirip dengan bentuk parabola.

Pada mobil masa kini, pegas daun semi elips dipasang di gandar belakang saja dan menggunakan suspensi independen untuk gandar depan. Pegas daun semi elips lebih murah dan membutuhkan sedikit perbaikan. Mereka meningkatkan jangkauan aksi pegas dan bertahan untuk waktu yang lama.

2 Perempat daun pegas elips (Quarter-elliptical leaf spring) 

Ini adalah jenis pegas yang lebih tua dengan struktur yang mirip dengan pegas daun semi-elips, satu-satunya perbedaan adalah setengahnya. Ya, jenis pegas ini hanya terdiri dari seperempat bagian dari pegas daun semi elips penuh dan dipasang dengan rangka baut. Pegas daun berbentuk seperempat elips digunakan pada mobil tua kecil, seperti Austin-Healey Bugeye Sprite (1958-1960) atau mobil Chrysler.

3. Pegas daun elips tiga perempat (Three-quarter elliptical leaf Spring) 


Pegas daun elips tiga perempat adalah kombinasi dari pegas daun setengah elips dan seperempat elips. Jenis mata air ini digunakan pada mobil tua. Beberapa kendaraan yang lebih besar terlihat menggunakan setengah tambahan pegas daun untuk menopang pegas daun yang khas, diposisikan di atas poros dan terhubung dengan rangka.

4. Pegas daun melintang (Transverse leaf Spring) 

Pegas daun melintang seperti pegas daun semi elips tetapi bentuknya terbalik. Pegas daun melintang diposisikan di seberang mobil dari roda ke roda daripada di atas roda.

Di ujung pegas, digunakan belenggu untuk menghubungkan pegas dengan as roda. Itu juga diperbaiki dengan bingkai oleh baut di tengah. Ini adalah jenis pegas yang lebih tua yang tidak sering digunakan lagi.



5. Pegas daun berbentuk bulat panjang (Full-elliptical leaf Spring) 




Dua pegas daun dapat digabungkan saling menjauh untuk menciptakan bentuk oval. Ini dikenal sebagai elips. Ya, pegas elips penuh terdiri dari dua pegas semi elips yang disatukan secara berlawanan. Mobil tua menggunakan pegas jenis ini. Karena mereka tidak menjaga kesejajaran poros yang benar, itu juga tidak sering digunakan lagi.

Atas

Tengah 1

Tengah 2

Bawah