-->

Rangkuman Materi Fisika Bab Gaya Kelas 8 SMP Lengkap

Assalamualaikum Wr. Wb.

Rangkuman Materi Fisika Bab Gaya Kelas 8 SMP Lengkap

Gaya adalah suatu tarikan atau dorongan yang diberikan pada suatu benda yang mengakibatkan benda tersebut bergeser atau berpindah dari posisi awalnya. Dalam kehidupan sehari-hari, sebenarnya kita tanpa sadar melihat atau bahkan melakukan suatu kegiatan yang berhubungan dengan gaya. Contoh gaya yang sering kita lakukan sehari-hari antara lain yaitu mendorong dan menarik pintu, menarik kursi, menginjak botol, menarik karet gelang, menendang bola, naik sepeda, dll.

Ada 6 pengaruh gaya terhadap suatu benda yaitu:
  1. Gaya dapat mengubah posisi suatu benda.
  2. Gaya dapat mengubah arah suatu benda.
  3. Gaya dapat mengubah bentuk suatu benda.
  4. Gaya dapat mengubah kecepatan suatu benda.
  5. Gaya dapat mengubah panjang suatu benda.
  6. Gaya dapat mengubah volume suatu benda.

Baca juga : Gerak Lurus

Ada 2 jenis gaya yang bekerja pada sebuah benda antara lain:
  1. Gaya sentuh merupakan gaya yang bekerja pada suatu benda melalui sentuhan langsung dengan benda tersebut. Contohnya seperti mendorong meja dan gaya gesek saat mengerem kendaraan.
  2. Gaya tak sentuh merupakan sebuah gaya yang bekerja tanpa mengalami sentuhan langsung dengan benda yang dipengaruhi gaya. Contohnya aadalah gaya gravitasi bumi dan gaya magnet.


Dalam ilmu fisika symbol gaya dituliskan dengan huruf (F) dengan satuan Newton (N) yang merupakan sebuah besaran vektor yang memiliki arah dan nilai. Biasanya gaya digambarkan dengan anak panah dengan arahnya yang disebut arah gaya.

Neraca Pegas (Dinamometer) adalah suatu alat yang dapat digunakan untuk mengukur besarnya suatu gaya.

Resultan gaya adalah dua atau lebih gaya yang bekerja pada benda yang memiliki satu garis kerja. Ada 2 jenis resultan gaya yaitu resultan gaya yang bekerja searah dan resultan gaya yang bekerja berlawanan arah.

Rumus untuk menghitung resultan gaya yang bekerja searah:


Rumus untuk menghitung resultan gaya yang bekerja berlawanan arah:


Apabila ada dua atau lebih gaya yang berlawanan arah bekerja pada suatu benda dengan besar gaya yang sama maka resultan gaya tersebut adalah nol dan benda tersebuat akan tetap diam atau akan tetap bergerak.

Gaya gesek adalah suatu gaya yang terjadi apabila terdapat dua benda yang saling bersentuhan dengan arah gerakan yang berlawanan. Besarnya suatu gaya gesek dapat dipengaruhi oleh luas bidang gaya gesek yang bersentuhan, bentuk ppermukaan yang saling bersentuhan, dan berat benda.

Berikut merupakan tiga cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi atau memeperkecil gaya gesek:
  1. Memisahkan permukaan yang saling bersentuhan dengan udara
  2. Menopang benda di atas roda.
  3. Memperlicin permukaan yang saling bersentuhan.

Dalam kehidupan sehari-hari , ada gaya gesek yang menguntungkan bagi manusia dan ada juga gaya gesek yang merugikan bagi manusia. Gaya gesek yang menguntungkan pada manusia antara lain yaitu rem pada kendaraan dan aspal jalan yang dibuat kasar. Sedangkan gaya gesek yang merugikan antara lain sandal yang dipakai lama-lama akan halus dan licin, pisau yang tumpul, dan roda gigig yang aus.

Berat (w)  adalah suatu besaran vektor yang memiliki besar dan arah, untuk mengukur berat kita dapat menggunakan neraca pegas.

Massa (m) adalah suatu besaran skalat yang hanya mempunyai besar saja, untuk mengukur besar kita hanya perlu menggunakan neraca atau timbangan.

Beberapa perbedaan antara Berat dan massa dapat sobat lihat di gambar tabel di bawah ini:


Untuk menghitung berat (w) benda kita memerlukan massa benda (m) dan Konstanta atau Percepatan Gravitasi (g). (g Bumi = 9,8 m/s² atau 10 N/kg)

Baca juga : Reaksi Kimia

Secara matematis, untuk menghitung berat benda kita dapat menggmenggu rumus sebagai berikut:


Rasanya, cukup ini saja rangkuran materi fisika Bab Gaya yang dapat saya berikan kepada Sobat. Semoga dengan adanya sedikit rangkuman ini, sobat bisa lebih mudah lagi dalam mempelajari pelajaran fisika tentang gaya. 

Atas

Tengah 1

Tengah 2

Bawah